Friday, January 30, 2015

Rekaman Mesum di Perpus Kampus, Wanita Ini Ditangkap

Rekaman Mesum di Perpus Kampus, Wanita Ini Ditangkap
Ilustrasi (ist)

Seorang wanita nekat merekam adegan mesum dirinya sendiri di sebuah perpustakaan universitas. Ketahuan, dia akhirnya ditangkap dengan tuduhan perbuatan tidak pantas di depan publik.

Tersangka sebut saja namanya Sandra, beraksi di perpustakaan Oregon State University, Amerika Serikat. Ia masuk ke perpustakaan, duduk, kemudian bertelanjang dada. Ia menyiarkan adegan tak pantas itu ke sebuah website mesum.

Tampak di belakangnya, para mahasiswa yang tak tahu kelakuan Sandra lalu lalang. Sandra memang berhasil lolos. Tapi seseorang melaporkannya ke aparat setelah melihat adegan tersebut di internet.

Sandra sendiri diketahui pernah menjadi mahasiswi universitas tersebut tapi drop out. Steve Clark selaku juru bicara universitas jelas menyayangkan kelakuan Sandra.

Menurutnya ini adalah pertama kalinya ada seseorang merekam adegan mesum di lingkungan kampus. Ke depannya, pihaknya ingin memperketat keamanan agar kejadian serupa tak terulang kembali.

"Sepengetahuan saya, sebelumnya tidak ada video dewasa yang direkam di kampus ini," kata dia yang dikutip detikINET dari NYDailyNews, Jumat (30/1/2015).

Polisi setempat kini memeriksa Kendra. Jika terbukti bersalah, dia bisa dikenai hukuman sampai setahun penjara dan denda lebih dari USD 6.000.

Para mahasiswa jelas kaget dengan kejadian ini. "Saya terkejut ada seseorang di perpustakaan melakukan hal itu. Padahal perpustakaan selalu penuh. Saya tak tahu bagaimana dia bisa lolos," tutur seorang mahasiswa.

Pihak kampus berkilah bahwa sebenarnya satpam selalu mengawasi perpustakaan. Tapi tidak mungkin satu per satu pengunjung diamati karena luasnya area.

Peristiwa semacam ini bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, kejadian memalukan itu juga pernah terjadi di University of Newcastle, Australia. Seorang mahasiswi kepergok melakukan adegan tidak senonoh di perpustakaan dan menyiarkannya secara langsung di dunia maya.

Rupanya mahasiswi yang tak disebut identitasnya itu melakukannya demi mendapat uang. Ia mempromosikan aksinya itu dan kemudian yang berminat melihatnya harus membayar. detik.com

Blog Archive