Sunday, January 25, 2015

Pencuri Gasak Rp 800 Juta dari Baitul Maal di Sukoharjo

Sebuah ‎Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) yang berada di Desa Watukelir, Weru, Sukoharjo, dibobol maling. Pihak kepolisian mengatakan dari keterangan pengelola, di dalam kantor BMT itu tersimpan dana milik nasabah sebesar Rp 797.840.000 yang semuanya digasak pencuri. Perkiraan awal polisi, pelaku lebih dari seorang.

‎"Telah terjadi pencurian dengan pemberatan di BMT 'Amanah' yang berada di Desa Watukelir. Kejadian pada Minggu dinihari. Pelaku kami perkirakan lebih satu orang ini dan membawa kabur uang nasabah yang tersimpan di kantor BMT tersebut,” kata Kapolsek Weru, AKP Drajat Sumarsono, Minggu (25/1/2015).

Kejadian tersebut pertamakali diketahui oleh Suyamto, penjaga kantor BMT Amanah saat datang ke lokasi pada Minggu pagi. Saat itu Suyamto sudah mendapati isi ruangan yang berantakan dan brangkas penyimpanan uang yang terbuka. Suyamto lalu melaporkannya ke Manager BMT dan Polsek Weru.

Petugas kepolisian segera memasang garis polisi untuk olah TKP dan memeriksa beberapa saksi. Dari pemeriksaann itu diketahui terdapat uang ‎sebanyak Rp 797.840.000 milik para nasabah‎ yang tersimpang di kantor BMT dan diketahui telah hilang dari brangkas penyimpanan.

Menurut polisi, pencuri masuk dengan cara melubangi tembok bagian belakang. Selanjutnya pelaku menjebol pintu ruang rapat dan pintu ruang untuk penyimpanan brangkas. Kedua pintu dibuat dari lapisan baja, namun berhasil dibuka dengan merusak bagian engselnya.

"Kami masih melakukan pemeriksaan dan belum bisa menyimpulkan identitas pelaku. Namun secepatnya kami akan mengungkap kasus ini karena uang yang diambil pelaku cukup besar. Kesemuanya merupakan dana milik nasabah BMT," lanjut Drajat.detik.com

Blog Archive