Tuesday, February 24, 2015

Berbagai Jenis Keju di Dunia

Berbagai Jenis Keju di Dunia

Ilustrasi keju ( REUTERS/Alexander Demianchuk)

Keju yang selama ini banyak dikenal orang memang kebanyakan merupakan keju asal Italia seperti mozzarella dan parmesan. Padahal, masih banyak keju lain yang ada di dunia.
Bahkan, hampir setiap negara di Eropa memiliki berbagai jenis keju khas negeri masing-masing seperti Swiss, Inggris, Prancis, Belanda, dan masih banyak lagi.
Tak heran jika hingga saat ini terdapat lebih dari 400 jenis keju di seluruh penjuru dunia.
Karakteristik keju di tiap negara juga berbeda. Belanda misalnya, memiliki jenis keju yang cenderung bercita rasa sedikit manis dan umumnya menggunakan resep berusia ratusan tahun.
Nah, bagi Anda penggemar keju, berikut ini adalah beberapa jenis keju ada di dunia.
Gouda
Gouda merupakan nama suatu kota di Belanda yang memproduksi salah satu keju populer dunia yang dinamakan sama dengan nama kota asalnya. Keju gouda yang terkenal dengan rasanya yang khas dan bentuknya yang bundar telah diperdagangkan selama lebih dari tiga abad dari pertengahan bulan Juni hingga Agustus setiap tahunnya.
Edam
Edam merupakan salah satu jenis keju lain yang terkenal dari Belanda. Keju ini pertama kali dibuat di sebuah kota kecil bernama Edam yang terletak di provinsi Noord-Holland. Kota ini pernah menjadi pusat ekspor keju Belanda.
Parmigiano Reggiano
Keju yang sangat terkenal dari Italia adalah keju Parmigiano Reggiano yang berwarna kuning keemasan dan terbuat dari susu sapi. Keju ini dapat ditelusuri keberadaannya hingga abad ke-13 dan 14. Sejak saat itu, keju parmigiano reggiano telah disantap dalam potongan-potongan kecil atau diparut langsung di atas hidangan pasta.
Grana Padano
Keju Grana Padano memiliki bentuk yang sama dengan Parmigiano Reggiano. Grana berarti butiran padi. Grana Padano merupakan keju parut yang kualitasnya sangat baik, Pertama kali ditemukan berabad-abad yang lalu, keju ini merupakan pelopor dari Parmigiano Reggiano.
Mozzarella
Keju Mozzarella merupakan bagian dari keluarga keju Provatura dan Provola yang terbuat dari susu kerbau. Proses pembuatan keju ini sekarang masih mengikuti perjanjian mozza dari abad keempat. Perjanjian tersebut dibuat untuk mempertahankan kualitas keju mozzarella terbaik, sehingga warna dan rasa dari rempah-rempah, tipe rumput yang digunakan untuk memberi makan kerbau pun sangat spesifik.
Sejak abad ke-14, Mozzarella telah menjadi keju favorit yang digunakan dalam hidangan Neapolitan dan sejak saat itu sering digunakan sebagai taburan pizza. Karena kadar airnya yang rendah, keju yang sudah diparut dapat disimpan hingga enam bulan.
Casu Marzu
Casu Marzu adalah keju tradisional dari Sardinia, Italia yang dibuat dari susu domba yang difermentasi terlalu lama, bahkan sudah mencapai tahap di mana keju tersebut menjadi busuk. Masyarakat lokal meyakini bahwa menyantap keju ini memiliki efek pada peningkatan libido. Casu marzu dipenuhi larva yang berasal dari lalat keju yang sengaja dibiarkan bertelur. Tekstur keju ini sangat lembut, hasil dari reaksi kimia larva dengan keju.
Hal penting saat mengonsumsi keju ini harus di saat larva masih hidup. Jika sudah mati, dipastikan keju ini menjadi berbahaya untuk dikonsumsi.
Parmesan
Dari namanya sudah bisa ditebak bahwa keju ini berasal dari kota Parma, Italia. Parmesan dijual dalam beberapa bentuk, biasanya dalam bentuk padat dan ada pula yang sudah diparut. Tekstur parmesan terbilang padat dan agak keras karena proses pemeramannya cukup lama yakni selama bertahun-tahun. Itu lah sebabnya aroma parmesan sangat kuat.
Cheddar
Yang satu ini merupakan keju yang berasal dari tempatnya berasal yakni Desa Cheddar di Somerset, Inggris. Cheddar juga menjadi salah satu keju yang populer di dunia dan biasa disantap sebagai teman makan roti hingga memasak hidangan seperti mac and cheese. VIVA.CO.ID

Blog Archive