Friday, February 27, 2015

Perjalanan Si Anak Kaya Hingga Jadi Eksekutor ISIS

Perjalanan Si Anak Kaya Hingga Jadi Eksekutor ISIS
Mohammed Emwazi alias Jihadi John (SITE)

Otoritas keamanan Inggris menghadapi pertanyaan yang sulit, setelah terungkap bahwa eksekutor ISIS yang mendapat julukan 'Jihadi John' adalah Mohammed Emwazi.

Dilansir dari laman Daily Mail, Kamis, 26 Februari 2015, Emwazi telah diawasi oleh badan intelijen Inggris MI5 selama enam tahun, sebelum dia bergabung dengan ISIS di Suriah.

Pemuda yang berasal dari keluarga kaya itu lahir 26 tahun lalu di Kuwait, lalu pindah bersama keluarganya ke London saat berusia enam tahun. MI5 disebut pernah berusaha dan gagal merekrutnya.

Emwazi disebut terlibat dalam kelompok yang terkait dengan Al-Shabab di London Barat, pada 2007. Al Shabab merupakan kelompok teroris yang menjadi sayap Al-Qaeda di Afrika Timur. Perjalanan Si Anak Kaya Hingga Jadi Eksekutor ISIS
Dua anggota kelompok itu tewas dalam serangan drone Amerika Serikat (AS) di Somalia. Seorang lainnya berhasil melarikan diri, sementara Emwazi ditahan atas permintaan Inggris setelah melakukan perjalanan ke Afrika Timur.

Emwazi ketika itu mengklaim dirinya diinterogasi oleh MI5 dan merasa dilecehkan, karena badan intelijen Inggris itu berusaha untuk merekrutnya untuk menjadi informan.

Kaskus Emwazi memiliki kesamaan yang kuat dengan Michael Adebolajo, salah satu pembunuh Lee Rigby di Woolwich. Adebolajo direkrut oleh MI5, membuatnya dapat melakukan aksi teror tanpa terdeteksi.

Fakta yang lebih mempermalukan pemerintah Inggris adalah, identitasnya sudah diketahui oleh penyelidik setidaknya sejak enam bulan lalu, namun terus dirahasiakan hingga bocor pada media.

Emwazi telah diawasi oleh intelijen sejak 2009, saat dia berusaha untuk bergabung dengan Al-Shabab di Somalia. Namun dia ditangkap saat tiba di ibu kota Dar es Salaam.

Dia kemudian dikirim pulang ke Inggris. Setelah tiba kembali di London, dia mengklaim kembali dilecehkan oleh MI5, yang memperingatkan bahwa dia kini ada dalam daftar orang yang diawasi, serta telah dicekal.

Meski begitu, dia disebut berhasil melakukan perjalanan ke Kuwait sebanyak dua kali antara 2009-2010. Dia baru ditahan dan dicegah untuk kembali ke Kuwait pada Juni 2010.

Dia kembali berusaha pergi dari London ke Arab Saudi pada 2012 namun dicekal. Namun akhirnya berhasil lolos dan tiba di Suriah pada 2013, memicu pertanyaan tentang bagaimana pengawasan terhadapnya.

Dua paramedis Inggris yang bertemu dengan Emwazi di Suriah mengatakan, pemuda itu selalu ingin berperang. "Dia terlihat seperti seseorang yang tidak memiliki beban," kata seorang paramedis.

"Dia sangat berhasrat dalam hal ini (terorisme) dan yakin bahwa membunuh adalah hal yang benar untuk dilakukan," kata paramedis itu, yang menyebut Emwazi tampak jelas seperti orang yang sangat kaya.

Semua barang yang dibawanya mahal, bahkan senjata-senjata yang dibawanya merupakan senjata langka dan sangat mahal. viva.co.idPerjalanan Si Anak Kaya Hingga Jadi Eksekutor ISIS

Blog Archive