Friday, February 27, 2015

Kebanyakan Orang Tidak Akan Menghentikan Bully di Dumay

Tahun 1964 seorang yang bernama Kitty Genovese ditusuk sampai mati di Kew gardens, Queens. Meskipun sudah berteriak minta tolong lebih dari setengah jam, orang-orang hanya melihat dan tidak ada orang yang menolongnya. Dia meninggal karena luka-luka dan para ahli menyebut peristiwa itu, yakni orang-orang yang hanya melihat kecelakaan tanpa bertindak sebagai "Genovese Syndrome".



Sementara di dunia maya hampir sama dengan peristiwa Genovese tersebut. Penelitian dari OSU yang mengamati 221 siswa saat berinteraksi lewat chat. Seseorang akan membully orang lain dengan memakinya, namun menurut penelitian, hanya 10 persen dari siswa yang melihat tindakan bully turun tangan menghadapi pembully maupun membantu korban bully.

"Hasilnya tidak mengejutkan saya", kata Kelly Dillon, peneliti dan mahasiswa doktor di Ohio. "Banyak penelitian lain telah menunjukkan orang enggan terlibat ketika melihat peristiwa bullying. Sebagai manusia saya amat kecewa, tetapi sebagai ilmuwan hal tersebut tidak mengejutkan saya".

Sekitar 68% perserta melihat cyberbullying di chat. Satu dari 10 orang yang melihat bullying meresponnya, sedangkan 58% orang menunggu satu respon baru mulai bertindak. "Banyak yang mengatakan mereka ingin membantu korban bullying tetapi bingung apa yang harus mereka lakukan", ungkap Kelly.

sumber: sukareview

Blog Archive